Kinerja Paskalis Investment Januari 2020

Kinerja Paskalis Investment Januari 2020
Paskalis Investment NAV Januari 2020
DatePI (%)IHSG (%)NAV
YTD 20193.25-0.57Rp1,033
January 2020-1.94-5.71Rp1,012

Tahun 2019 adalah tahun yang cukup berat bagi ekonomi Indonesia dan sekitar Asia Tenggara. Saya memiliki perusahaan perdagangan dan teman saya ada yang bekerja ekspor-impor, kami semua sepakat bahwa pasar tahun itu sangat sepi. Pada segi pasar saham Indonesia, IHSG naik 1.7% YTD, lebih baik dibanding 2018 yang -2.56% YTD. Namun keduanya jauhhh lebih buruk dibanding IHSG 2017 dan 2016 yang naik 19.99% dan 15.32% respectively. Tentu saja kita semua berharap 2020 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi perekonomian. Tapi apa dikata, Januari 2020 adalah bulan penuh bencana. Dimulai dari ancaman perang antara USA vs Iran, lalu dilanjutkan kebakaran di Australia yang menewaskan 500 juta hewan (tidak termasuk serangga!), di Indonesia sendiri terjadi banjir besar di berbagai kawasan Jakarta dan tentu saja yang paling parah adalah virus Corona dari Wuhan yang sudah menyebar di seluruh dunia. Phew~

Semua kejadian itu pasti berefek ke pasar saham, terutama IHSG. Pada saat isu perang USA vs Iran, harga emas dunia tiba-tiba melonjak tinggi banget, sampai saham ANTM dkk juga naik tinggi, berapa hari kemudian jeblos lagi. Nah 3 hari menjelang penutupan Januari, IHSG jeblok dalam sekali, terutama saham emiten finansial. Entah itu efek berita virus Corona atau bukan, yang penting kita sebagai value investor tahu bahwa ketika IHSG jeblok, saatnya banyak saham yang diskon! dan tentu saja ini waktu yang tepat untuk belanja, apalagi bagi perusahaan yang LK Q4 2019 sudah keluar.

Namun saya juga belajar dari masa lalu untuk tidak menangkap pisau jatuh. Saya yakin bahwa penurunan IHSG ini sifatnya sementara, tapi saya tidak tahu kapan IHSG menyentuh bottom-nya. Maka saat IHSG sedang turun-turunnya seperti ini, saya tidak langsung average down saham-saham saya melainkan tunggu dulu sampai volatilitasnya reda, baru kita bisa atur posisi. Yah setidaknya di situasi seperti ini saya bisa lebih tenang analisa perusahaan-perusahaan berpotensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *